Tanamkan Sikap Saling Menghargai Sejak Dini, KKN TK 03 Unigoro Gelar Edukasi Anti-Bullying di SD Negeri Pejok 2

Jul 23, 2026 - 20:04
Jul 23, 2026 - 20:09
 0  4
Tanamkan Sikap Saling Menghargai Sejak Dini, KKN TK 03 Unigoro Gelar Edukasi Anti-Bullying di SD Negeri Pejok 2
Mahasiswa mempraktikkan langsung contoh bullying yang harus dihindari.

Bojonegoro, lensanarasi.com Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN TK) Kelompok 03 Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar kegiatan edukasi anti-bullying di SD Negeri Pejok 2, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai saling menghormati, kepedulian, dan toleransi sejak dini guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari perundungan.

Dalam pemaparan materi, tim mahasiswa menjelaskan pengertian bullying, bentuk-bentuk perundungan—baik secara fisik, verbal, sosial, maupun cyberbullying—hingga dampak buruk yang ditimbulkan bagi korban dan pelaku. Materi tersebut juga menekankan pentingnya menghargai perbedaan serta membangun hubungan yang harmonis antarteman. Mahasiswa memberikan contoh konkret perilaku bullying dalam kehidupan sehari-hari agar para siswa dapat membedakan antara candaan yang wajar dan tindakan yang menyakiti orang lain.

Penanggung jawab kegiatan, Bayu, menyampaikan bahwa pendidikan karakter perlu ditanamkan sejak dini agar siswa terbiasa bersikap positif.

"Kami berharap melalui kegiatan ini, adik-adik dapat lebih memahami pentingnya saling menghargai, saling membantu, dan berani menolak segala bentuk bullying. Dengan begitu, sekolah dapat menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar bersama," ujar Bayu.

Pihak sekolah pun menyambut positif inisiatif ini. Kepala SD Negeri Pejok 2 menyampaikan apresiasinya atas edukasi yang diberikan oleh mahasiswa Unigoro.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN TK 03 Universitas Bojonegoro yang telah memberikan edukasi kepada para siswa. Semoga materi yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan sekolah yang saling menghargai dan bebas dari bullying," ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa terlihat aktif menjawab pertanyaan, berbagi pendapat, serta mengikuti permainan yang telah disiapkan. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya rasa ingin tahu siswa mengenai pentingnya menjaga sikap saling menghormati di lingkungan sekolah. Di akhir kegiatan, seluruh siswa diajak mengucapkan komitmen bersama untuk menolak segala bentuk bullying dan membangun budaya sekolah yang ramah, aman, serta saling menghargai.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap para siswa mampu mempraktikkan sikap peduli, saling menghargai, dan berani mencegah perundungan, sehingga tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berempati, serta bertanggung jawab. (Wnd)

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0