Riuh Ceria di Halaman Sekolah: Menjemput Sehat di SDN Karangsono Kec.Dander
BOJONEGORO, lensanarasi.com — Jarum jam baru saja menyentuh angka 07.00 WIB, namun keheningan pagi di Desa Karangsono sudah pecah oleh tawa renyah ratusan siswa.
Di bawah langit yang masih menyisakan udara segar, halaman SDN Karangsono berubah menjadi panggung keceriaan. Bukan buku atau pensil yang mereka pegang, melainkan semangat yang meluap untuk mengawali hari.
Begitu musik bertempo cepat bergema, barisan siswa yang semula riuh langsung bergerak kompak. Tangan-tangan mungil mereka menggapai langit, sementara kaki-kaki kecil berderap mengikuti instruksi dari sang guru olahraga, Zainal Arifin, S.Pd.
Zainal tak hanya memandu gerakan, tetapi juga menyelipkan pesan penting tentang disiplin dan pola hidup sehat. Menurutnya, raga yang kuat adalah investasi masa depan yang harus dibangun sejak dini melalui kebiasaan sederhana seperti senam pagi.
Bagi pihak sekolah, ritual mingguan ini bukan sekadar aktivitas fisik rutin. Kepala SDN Karangsono, Ariyati, S.Pd., menegaskan bahwa kebugaran adalah kunci utama ketajaman berpikir bagi anak didiknya.
"Dengan tubuh yang sehat, anak-anak akan lebih fokus dan bersemangat saat mengikuti pelajaran di kelas," tuturnya di sela-sela kegiatan.
Sesekali, tawa meledak di tengah barisan saat ada siswa yang salah langkah. Namun, hal itu justru menjadi bumbu kebersamaan yang hangat di bawah pengawasan para guru.
Kepolosan anak-anak menjadi jiwa utama dari kegiatan ini. Dito, seorang siswa kelas empat, dengan wajah yang masih memerah karena peluh, mengaku sangat menikmati momen olahraga tersebut.
"Badannya jadi segar dan tidak mengantuk lagi," katanya jujur, menggambarkan betapa efektifnya energi positif pagi itu dalam mengusir rasa kantuk sebelum masuk ke ruang kelas.
Saat musik berakhir dan sesi pendinginan dilakukan, suasana kembali tenang dalam balutan doa bersama. Meski berlangsung singkat, senam pagi di bawah bimbingan Ariyati dan jajarannya ini telah meninggalkan lebih dari sekadar keringat.
Ia meninggalkan jejak kedisiplinan, tawa yang mempererat kekeluargaan, dan sebuah pesan sederhana bagi seluruh warga sekolah: bahwa ilmu yang bermanfaat berawal dari tubuh yang sehat dan hati yang bahagia. (alf)
Apa Reaksi Anda?
Suka
1
Tidak Suka
0
Cinta
0
Lucu
0
Marah
0
Sedih
0
Wow
1

