Nasib Beasiswa 10 Sarjana Bojonegoro Menggantung, Mahasiswa Keluhkan Tenggat UKT
BOJONEGORO, lensanarasi.com – Ratusan mahasiswa penerima manfaat program Beasiswa Sepuluh Sarjana per Desa di Kabupaten Bojonegoro tengah dilanda keresahan. Pasalnya, kejelasan pencairan dana bantuan pendidikan tersebut tak kunjung menemui titik terang, padahal jadwal pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) di berbagai kampus terus berjalan.
Keluhan ini salah satunya disuarakan oleh Moh. Ilham Fahrudin, mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Bojonegoro. Pemuda asal Kecamatan Ngraho tersebut mengungkapkan bahwa keterlambatan ini sangat membebani kondisi psikologis dan finansial mahasiswa, khususnya mereka yang berasal dari keluarga prasejahtera.
"Pembayaran UKT di kampus itu kan ada batas waktunya dan sistemnya berjalan terus. Kalau telat, risikonya fatal. Sementara itu, kelanjutan beasiswa dari Pemkab yang seharusnya jadi sandaran kami malah belum ada kejelasan kapan turunnya," ujar Ilham saat dikonfirmasi, Sabtu (11/4).
Kondisi tersebut diakui Ilham menjadi ujian berat bagi para mahasiswa. Alih-alih bisa berkonsentrasi penuh pada perkuliahan dan tugas akademik, fokus mahasiswa justru terpecah untuk memutar otak mencari dana talangan.
"Fokus kami jadi terbelah. Di satu sisi harus fokus pada kuliah dan ujian, di sisi lain bingung memikirkan biaya UKT yang tak bisa menunggu. Memang informasinya kami disuruh menunggu perubahan Perbup (Peraturan Bupati), tapi proses ini sudah memakan waktu yang sangat lama. Kami digantung tanpa kejelasan target selesainya kapan," tegasnya.
Ilham mewakili keresahan rekan-rekannya mendesak agar instansi terkait tidak hanya menyuruh mahasiswa menunggu, tetapi juga memberikan estimasi waktu yang transparan terkait progres perubahan Perbup dan jadwal pencairan. Menurutnya, transparansi informasi sangat krusial agar mahasiswa tidak merasa hak pendidikan mereka diabaikan.
Hingga berita ini diturunkan, mahasiswa masih menanti langkah cepat dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Para mahasiswa berharap pemerintah daerah segera memberikan solusi konkret agar keberlanjutan studi generasi muda Bojonegoro tidak terancam berhenti di tengah jalan akibat lambatnya proses administrasi.(lhm)
Apa Reaksi Anda?
Suka
0
Tidak Suka
0
Cinta
0
Lucu
0
Marah
0
Sedih
0
Wow
0

