Perkuat Literasi Digital, UKM P2J Unigoro Timba Ilmu Jurnalistik di Radar Bojonegoro

Mei 6, 2026 - 22:35
 0  15
Perkuat Literasi Digital, UKM P2J Unigoro Timba Ilmu Jurnalistik di Radar Bojonegoro
SINERGI LITERASI: Jajaran manajemen Radar Bojonegoro saat memberikan pemaparan materi jurnalistik era digital kepada 17 peserta kunjungan dari UKM P2J Universitas Bojonegoro (Unigoro), Rabu (6/5/2026). Edukasi ini penting untuk membentengi generasi muda dari maraknya informasi yang tak terverifikasi.

BOJONEGORO, lensanarasi.com – Dalam upaya memperdalam pemahaman mengenai dunia media di era disrupsi, Unit Kegiatan Mahasiswa Penelitian, Pengabdian, dan Jurnalistik (UKM P2J) Universitas Bojonegoro (Unigoro), khususnya Divisi Jurnalistik, melakukan kunjungan edukatif ke kantor redaksi Radar Bojonegoro (Jawa Pos Group) pada Rabu (6/5/2026).

Sebanyak 17 anggota disambut hangat oleh jajaran manajemen tertinggi Radar Bojonegoro, di antaranya Direktur Bachtiar Febrianto, Pemimpin Redaksi M. Suaeb, serta Manajer Digital & Online Bhagas Dani Purwoko.

Dalam sesi diskusi yang interaktif, Direktur Radar Bojonegoro, Bachtiar Febrianto, memaparkan realita media saat ini di mana platform media sosial lebih dominan dikonsumsi oleh kalangan muda. Meski mampu mempercepat arus penyebaran informasi, media sosial sejatinya menyimpan risiko yang cukup besar.

"Sisi negatifnya, banyak informasi tidak terverifikasi dan mengabaikan kaidah jurnalistik. Jika informasi yang salah dijadikan dasar pengambilan keputusan, dampaknya bisa sangat fatal," ujar Bachtiar mengingatkan.

Menghadapi tekanan industri yang membuat banyak perusahaan media kolaps, Bachtiar membagikan rahasia Radar Bojonegoro agar tetap eksis, yakni dengan mengusung strategi multiplatform. Tidak lagi hanya mengandalkan media cetak koran, kini mereka gencar merambah dunia digital melalui website resmi dan ragam media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook demi menjangkau audiens yang lebih luas.

Dalam kesempatan tersebut, para anggota juga mendapatkan gambaran utuh mengenai struktur organisasi perusahaan media yang kini diperkuat oleh 36 karyawan yang tersebar di tiga wilayah liputan: Bojonegoro, Lamongan, dan Blora.

Terkait substansi isi berita, Manajer Digital & Online, Bhagas Dani Purwoko, memberikan penekanan khusus bahwa sebuah tulisan jurnalistik pada dasarnya tidak memiliki konotasi baik atau buruk secara mutlak. 
"Isinya adalah murni fakta," ungkapnya lugas.

Senada dengan hal tersebut, Pemimpin Redaksi M. Suaeb menambahkan bahwa nilai dari sebuah informasi sejatinya sangat bergantung pada perspektif publik yang menerimanya.
"Baik atau buruk itu tergantung pada siapa yang menilai dan bagaimana masyarakat merespons fakta tersebut," jelas Suaeb.

Pemahaman ini menjadi poin penting bagi para mahasiswa agar kelak memahami bahwa tugas utama seorang jurnalis adalah menyajikan potret kenyataan lapangan apa adanya, tanpa dicampuri opini pribadi.

Setelah sesi pemaparan materi, ke-17 peserta diajak berkeliling (office tour) untuk melihat secara langsung dapur produksi berita Radar Bojonegoro. Mereka mengamati dengan saksama bagaimana para jurnalis mengolah informasi mentah dari lapangan, menyuntingnya, hingga menjadi sebuah produk tulisan yang siap dikonsumsi masyarakat, baik dalam bentuk cetakan tinta maupun format digital.

Kunjungan edukatif ini diharapkan dapat membekali para anggota UKM P2J Unigoro dengan standar jurnalistik yang mumpuni. Ke depannya, mereka ditargetkan mampu memproduksi konten yang tidak hanya kredibel, tetapi juga mencerdaskan di tengah badai banjir informasi digital masa kini. (nrm)

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0