Mengukir Warna di Sumberagung: Jejak Ceria Mahasiswa PESMA Unigoro Bersama Anak TPQ

Mar 4, 2026 - 22:05
 0  4
Mengukir Warna di Sumberagung: Jejak Ceria Mahasiswa PESMA Unigoro Bersama Anak TPQ
Antusiasme siswa sekolah dasar di Desa Sumberagung saat mengikuti lomba mewarnai bersama kakak-kakak mahasiswa Unigoro. Sebuah apresiasi sederhana yang sukses mengukir senyum di wajah mereka.

BOJONEGORO, lensanarasi.com — Suasana hangat menyelimuti sebuah Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di Desa Sumberagung, Kecamatan Dander, saat sore perlahan turun. Sekelompok mahasiswa Universitas Bojonegoro (Unigoro) yang tengah menjalani Program Sosial Masyarakat (PESMA) tampak berkumpul membaur bersama anak-anak usia sekolah dasar setempat.

Alih-alih memberikan materi formal yang kaku, para mahasiswa ini memilih pendekatan yang lebih santai namun sarat edukasi: mewarnai sambil bermain.

Keceriaan langsung pecah ketika meja-meja kayu mulai dipenuhi dengan kertas bergambar kaligrafi dan berbagai alat tulis warna-warni. Ruang kelas itu mendadak menjelma menjadi ruang kreatif yang membebaskan imajinasi anak-anak, berpadu dengan kesejukan udara sore pedesaan.

Aktivitas utama sore itu adalah kompetisi mewarnai kaligrafi. Dengan penuh antusias, jemari mungil mereka mulai memoleskan krayon dan pensil warna di atas kertas. Mereka seolah berlomba menghidupkan gambar pemandangan dan karakter huruf Arab pilihan mereka.

Dalam momen ini, mahasiswa pengabdian tidak sekadar bertindak sebagai panitia penyelenggara. Mereka duduk bersimpuh di samping anak-anak, memberikan arahan lembut, dan memuji setiap goresan warna yang dipilih. Sesekali, para mahasiswa menyisipkan cerita motivasi tentang pentingnya menuntut ilmu setinggi mungkin.

Bagi anak-anak Desa Sumberagung, kehadiran para "kakak mahasiswa" ini membawa angin segar dalam rutinitas harian mereka. Kompetisi mewarnai ini bukan sekadar permainan biasa, melainkan media terapi yang menyenangkan untuk melatih motorik halus dan ketelitian, sembari menanamkan rasa percaya diri.

Tawa riang sesekali terdengar setiap kali ada anak yang berhasil menyelesaikan satu bagian gambar dengan rapi. Hal ini menunjukkan betapa berartinya apresiasi sederhana bagi perkembangan mental mereka di usia emas tersebut.

Puncak acara ditandai dengan sesi penyerahan hadiah bagi para pemenang. Tepuk tangan meriah dari para peserta menggema di seisi ruangan. Satu per satu anak yang terpilih maju ke depan dengan wajah berseri-seri.

Mereka menerima paket alat tulis dan mewarnai sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas yang telah dituangkan. Meskipun hanya hadiah sederhana, binar kebahagiaan di mata mereka memancarkan rasa bangga yang luar biasa.

Momen ini menutup kegiatan sore itu dengan kesan yang mendalam, meninggalkan kenangan manis tentang sebuah kemenangan kecil. Kemenangan yang kelak akan memotivasi mereka untuk terus berkarya dan bermimpi besar. (PESMA_02)

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0