Harga GKP Naik Lagi Setelah Turun Sebulan Lalu, Dipicu Cuaca Tidak Menentu
BOJONEGORO, lensanarasi.com — Harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani di Kecamatan Kanor, Bojonegoro mengalami kenaikan pada akhir tahun, kenaikan GKP itu jauh di atas harga pembelian pemerintah atau HPP yaitu Rp6.500 per kilogram. Hal itu disampaikan oleh Danang, salah satu pedagang gabah di Desa Gedongarum.
Danang menjelaskan, Harga GKP di wilayah Kanor sebenarnya naik turun. Menurutnya dipicu oleh keadaan cuaca yang tidak menentu. Ia menuturkan, saat bulan Oktober lalu harga GKP di Rp.7.000 per kilogram, bulan November sempat berada di harga HPP Rp6.500 per kilogram, namun pada bulan Desember melonjak ke kisaran Rp7.300 sampai Rp7.400 per kilogram.
“Pas akhir Oktober cuaca lagi hujan deras jadi harga gabah turun, November lalu sudah tidak hujan lagi jadi harga gabah bisa naik,” kata Danang.
Berdasarkan panel harga badan pangan, harga rata-rata GKP secara nasional pada hari ini, Sabtu (20/12/2025), tercatat mencapai Rp6.807 per kilogram. Sementara, HPP yang ditetapkan pemerintah untuk GKP adalah Rp6.500 per kilogram.
Di Desa Gedongarum, telah memasuki waktu tanam dari sebulan lalu. Danang menuturkan, para petani berharap nanti saat panen tiba, gabah mereka dapat dijual dengan harga yang layak. (ndp,lid)
Apa Reaksi Anda?
Suka
0
Tidak Suka
0
Cinta
1
Lucu
0
Marah
0
Sedih
0
Wow
0

