Green Move: Mahasiswa KKN-TK Kelompok 17 Unigoro Salurkan 200 Bibit Indigofera demi Selamatkan Lingkungan Desa Napis

Jul 22, 2026 - 21:43
Jul 22, 2026 - 22:05
 0  14
Green Move: Mahasiswa KKN-TK Kelompok 17 Unigoro Salurkan 200 Bibit Indigofera demi Selamatkan Lingkungan Desa Napis
Mahasiswa KKN TK Universitas Bojonegoro salurkan 200 bibit Indigofera di desa Napis

Bojonegoro, lensanarasi.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN TK) kelompok 17 Universitas Bojonegoro (Unigoro) tahun 2026 melaksanakan kegiatan penyaluran dan penanaman bibit tanaman bersama kelompok ternak di Dusun Tawaran, Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (22/7/2026). Sebanyak 200 bibit tanaman indigofera dan bibit pohon balsa disalurkan dan ditanam bersama dalam kegiatan yang menjadi salah satu program kerja utama mahasiswa  KKN TK kelompok 17 di desa tersebut.

Rizky Febrian, selaku penanggung jawab program kerja, menjelaskan secara langsung kepada kelompok ternak sasaran mengenai seluk-beluk tanaman indigofera, mulai dari karakteristik hingga cara penanamannya. Bibit ditanam pada lahan yang telah digemburkan, baik melalui pencangkulan manual maupun dengan bantuan traktor, dengan jarak tanam sekitar satu meter berpola persegi agar pertumbuhan tanaman dapat berlangsung optimal.

Program ini lahir dari keprihatinan mahasiswa KKN terhadap kondisi Desa Napis yang kerap mengalami kekeringan dan krisis pakan ternak saat kemarau. Kondisi tersebut diperparah oleh letak geografisnya di perbukitan keras dan rawan longsor yang berbatasan dengan Ngawi, serta maraknya alih fungsi hutan yang memicu kenaikan suhu. Sebagai solusi, mahasiswa memilih tanaman indigofera yang bermanfaat ganda sebagai pakan berkualitas, sarana penghijauan, sekaligus pemulihan lahan kritis.

Indigofera merupakan tanaman leguminosa yang telah dibudidayakan di Indonesia sejak awal 1900-an dan dikenal di berbagai daerah dengan sebutan tarum, tom, nila, atau indigo. Tanaman ini sangat toleran terhadap tanah kurang subur, minim air, hingga lahan berpasir dan kritis, menjadikannya cocok untuk kondisi geografis Desa Napis bagian selatan.

Sebagai pakan ternak, indigofera kaya akan protein kasar (23–31%) dan mudah dicerna (70–80%) oleh ternak karena kandungan taninnya rendah. Dengan masa panen setiap 45–60 hari dan produktivitas 20–40 ton/ha/tahun, tanaman ini sangat efisien untuk memangkas biaya pakan yang umumnya mencapai 70% dari total operasional.

Di sisi lain, indigofera juga berperan sebagai media konservasi tanah melalui sistem alley cropping di lahan berkontur curam, berfungsi sebagai mulsa pelindung tanah dari erosi, serta mampu menyuburkan tanah secara alami lewat proses fiksasi nitrogen tanpa memerlukan pupuk kimia dalam jumlah besar.

Bibit indigofera ditanam di lahan kelompok ternak Dusun Tawaran dan dibagikan ke pekarangan warga. Ketua Kelompok Ternak Desa Napis, Sumiran, menjelaskan bahwa kelompoknya beranggotakan 25 orang yang mengelola delapan ekor sapi secara mandiri dan bergiliran sejak 2023. Sumiran turut membagikan pengalamannya dalam mengelola pakan ternak selama ini.

"Untuk ternak pakannya itu dicampur, ada pernah disalurkan bibit indigofera juga ke kelompok ternak ini, tapi dikasihkannya secara perorangan dan itu cuma beberapa bibit tanaman aja. Jadi, nek mau ngasih pakan ternak ya dicampur mbak. Yang ada daun lamtoro, kleresede, sama indigofera. Yang ada ya itu dicampur, yang penting ternak doyan dan ga keracunan. Daun kleresede seng enom iku ternak ga doyan mbak, soale kandungan nitrogennya gede," ungkap Sumiran.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kehadiran bibit indigofera dari program KKN ini melengkapi kebutuhan pakan campuran yang selama ini sudah dijalankan warga secara swadaya, sekaligus membuka peluang pasokan pakan berkualitas dalam jumlah yang lebih memadai ke depannya.

Melalui program ini, Kelompok 17 KKN-TK Unigoro 2026 berharap dapat membantu Desa Napis membangun ketahanan pakan ternak, memperbaiki lahan kritis, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di kawasan rawan longsor. [nov]

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0