KKN-TK 03 UNIGORO Bersama Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro Gelar Pelatihan Pembuatan Silase di Desa Pejok

Jul 16, 2026 - 20:06
Jul 16, 2026 - 20:11
 0  23
KKN-TK 03 UNIGORO Bersama Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro Gelar Pelatihan Pembuatan Silase di Desa Pejok
Antusiasme masyarakat Desa Pejok mengikuti praktik pembuatan silase dari limbah tebon jagung

BOJONEGORO, Lensanarasi.com — Pelatihan pemanfaatan limbah tebon jagung menjadi pakan ternak alternatif berupa silase digelar di Balai Desa Pejok, Kecamatan Kedungadem. Kegiatan ini merupakan program Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Kelompok Tiga Universitas Bojonegoro (UNIGORO) bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro sebagai bentuk implementasi tema "Pemberdayaan Masyarakat Desa Pejok, Kecamatan Kedungadem melalui Optimalisasi Potensi Pertanian dan Kehutanan secara Berkelanjutan."

Desa Pejok merupakan salah satu desa di Kecamatan Kedungadem yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya komoditas jagung. Pada musim kemarau, hasil panen jagung di Desa Pejok cukup melimpah sehingga menghasilkan limbah tebon jagung dalam jumlah yang besar. Selama ini, limbah tersebut sebagian besar belum dimanfaatkan secara optimal dan sering kali hanya dibiarkan atau dibakar setelah panen. Melihat kondisi tersebut, Kelompok Tiga KKN-TK UNIGORO berinisiatif mengadakan pelatihan pembuatan silase sebagai salah satu solusi untuk mengolah limbah tebon jagung menjadi pakan ternak alternatif yang bernilai guna dan bernilai ekonomis.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, yaitu Bapak Priyus Eka Manunggal Putra selaku Pengawas Mutu Pakan, yang menyampaikan materi mengenai teknik pembuatan silase, manfaat silase bagi ternak, serta pemanfaatan limbah tebon jagung sebagai pakan ternak alternatif yang memiliki nilai tambah.

Kegiatan dihadiri oleh Camat Kepohbaru, Andi Aziz, yang mewakili Camat Kedungadem, Carik Desa Pejok, para peternak, serta masyarakat Desa Pejok. Acara diawali dengan sambutan dari Andi Aziz selaku Camat Kepohbaru yang mewakili Camat Kedungadem.


Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada Kelompok Tiga KKN TK UNIGORO bersama Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro atas terselenggaranya pelatihan pembuatan silase di Desa Pejok.

"Saya merasa kegiatan ini sangat sesuai dengan kondisi Desa Pejok saat ini, mengingat melimpahnya limbah tebon jagung setelah musim panen. Melalui sosialisasi dan pelatihan ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan limbah tersebut menjadi pakan ternak alternatif berupa silase. Mengingat banyak warga Desa Pejok yang memelihara kambing, domba, maupun sapi, tentu inovasi ini akan sangat bermanfaat, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan pakan saat musim kemarau. Semoga ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan seluruh program kerja KKN-TK Kelompok Tiga UNIGORO dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Pejok," Ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Bapak Priyus Eka Manunggal Putra selaku Pengawas Mutu Pakan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan mengenai pengertian silase, manfaatnya sebagai pakan ternak, teknik pembuatan silase yang baik, serta pemanfaatan limbah tebon jagung sebagai pakan ternak alternatif yang memiliki nilai tambah.

"Silase merupakan salah satu teknologi pengawetan pakan yang mampu menjaga kualitas hijauan dalam waktu yang lama. Dengan memanfaatkan limbah tebon jagung menjadi silase, masyarakat tidak hanya mengurangi limbah pertanian, tetapi juga memiliki cadangan pakan ternak yang berkualitas, terutama saat musim kemarau. Pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan ternak alternatif ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi biaya pakan sekaligus mendukung produktivitas peternakan di Desa Pejok," Ungkapnya.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan silase. Dalam sesi ini, peserta mempraktikkan penggunaan alat pencacah hijauan, proses pencampuran bahan, pemberian bahan aditif, hingga proses fermentasi sesuai prosedur yang benar. Praktik tersebut memberikan pengalaman langsung kepada para peternak dan masyarakat sehingga mereka dapat memahami setiap tahapan pembuatan silase dengan baik.

Selama sesi praktik berlangsung, masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari partisipasi aktif peserta dalam setiap tahapan praktik, banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada narasumber, serta semangat masyarakat dalam mencoba proses pembuatan silase secara langsung.

Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan masyarakat Desa Pejok dapat memanfaatkan limbah tebon jagung menjadi pakan ternak alternatif yang berkualitas sehingga mampu membantu mengatasi kebutuhan pakan ternak, khususnya pada musim kemarau. Selain itu, pemanfaatan limbah pertanian menjadi silase diharapkan dapat meningkatkan produktivitas peternakan, mengurangi limbah pertanian, serta memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat Desa Pejok secara berkelanjutan. [Bgs/Wnd]

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0