Rangkaian Program Agroforestry KKN-TK Unigoro: Dari Sosialisasi, Pemetaan Batas, Hingga Aksi Tanam Pohon di Desa Kedungsari

Jul 24, 2026 - 10:18
Jul 24, 2026 - 10:19
 0  40
Rangkaian Program Agroforestry KKN-TK Unigoro: Dari Sosialisasi, Pemetaan Batas, Hingga Aksi Tanam Pohon di Desa Kedungsari
Mahasiswa KKN TK Unigoro menanam pohon di kawasan hutan sebagai wujud program Agroforestry

BOJONEGORO, lensanarasi.com – Memasuki hari kedua pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Universitas Bojonegoro (Unigoro) Tahun Akademik 2025/2026, Kelompok 6 sukses menggelar sosialisasi bertajuk "Agroforestry Berkelanjutan: Integrasi Pertanian dan Kehutanan untuk Ketahanan Ekonomi dan Lingkungan". Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, pada Rabu (22/07/2026).

Guna memberikan pemahaman yang komprehensif, mahasiswa menghadirkan pemateri ahli dari Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Bojonegoro. Kehadiran pihak dinas bertujuan untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai tata cara pengelolaan dan pelestarian kawasan hutan yang berwawasan lingkungan.

Gatot, selaku perwakilan CDK Wilayah Bojonegoro, memaparkan secara rinci mengenai konsep agroforestry(wana tani) serta teknik keterpaduan penanaman pohon yang ideal di kawasan hutan.

"Hutan jangan hanya ditanami komoditas jagung secara masif, melainkan harus tetap ditanami pohon-pohon kayu penopang. Agroforestry menjadi solusi yang sangat bagus. Masyarakat tetap bisa menanam tanaman pangan atau buah-buahan di sela-sela pohon kayu, dengan tetap memperhatikan jarak tanam yang ideal agar ekosistem hutan tetap seimbang," jelas Gatot.

Tak berhenti pada pembekalan teori, rangkaian program kerja ini dilanjutkan keesokan harinya dengan aksi lapangan. Mahasiswa KKN-TK Unigoro terjun langsung ke dalam hutan Desa Kedungsari untuk melakukan penandaan batas wilayah hutan. Kegiatan pemetaan ini didampingi secara langsung oleh perangkat desa setempat yang juga merupakan anggota Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD).

Sebagai puncak dari rangkaian program agroforestry, mahasiswa bersama warga dan pengurus LPHD melangsungkan penanaman bibit pohon di area hutan desa. Adapun bibit tanaman yang ditanam meliputi pohon jambu, pohon balsa, dan pohon gmelina.

Melalui kombinasi kegiatan edukasi, pemetaan wilayah, hingga aksi nyata penanaman bibit ini, masyarakat Desa Kedungsari diharapkan dapat makin peka dan peduli dalam menjaga kelestarian lingkungan. Program ini menjadi langkah awal yang konkret untuk mengembalikan fungsi hutan di kawasan selatan Bojonegoro sebagai zona hijau berkelanjutan, sekaligus menyeimbangkan kebutuhan ekonomi dan kelestarian alam. (Arf)

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 1
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 2