BEM FISIP Unigoro Galang Aksi dan Edukasi Lingkungan

Nov 24, 2024 - 05:14
 0  103
BEM FISIP Unigoro Galang Aksi dan Edukasi Lingkungan
Kegiatan edukasi dengan tema lingkungan oleh BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bojonegoro

BOJONEGORO, lensanarasi.com - Badan eksekutif mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik melakukan kegiatan edukasi di SD Mojoagung, Tuban. Kegiatan ini mengambil tema “lingkungan” yang diikuti oleh 52 siswa dari kelas 4, 5 dan 6. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi para siswa tentang cara melestarikan lingkungan dengan mengenal jenis - jenis sampah dan menanam. Sabtu (23/11/24).

Sampah adalah sisa buangan produk - produk tertentu yang sudah tidak digunakan. sampai saat ini sampah masih belom bisa teratasi dengan baik. Aturan untuk membuang sampah pada tempatnya belom berjalan secara efektif. Masih banyak orang acuh akan pentingnya hal tersebut bagi kelestarian lingkungan sekitar.

Sampah dibagi menjadi tigas jenis, yaitu sampah organik, sampah anorganik dan sampah B3. Sampah organik adalah sampah yang berasal dari sisa makanan, dedaunan kering, kotoran hewan dll. Sampah organik termasuk jenis sampah yang bisa didaur ulang menjadi sebuah pupuk kompos yang bisa digunakan untuk menyuburkan tanaman. Sampah anorganik adalah sampah yang berasal dari bahan non-hayati, seperti proses hasil teknologi pengolahan bahan tambang dan industri, atau produk sintetis. Contoh sampah anorganik, yaitu plastik, kaleng bekas, kaca, kabel dll. Sampah anorganik termasuk jenis sampah yang tidak bisa didaur ulang. Yang terakhir ada sampah B3 yaitu sampah sisa buangan produk - produk tertentu yang mengandung zat beracun, contohnya baterai, pestisida, air deterjen dll.

Maka dari itu BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik tersebut memberikan edukasi kepada siswa siwi SD agar bijak dalam memilah sampah. Mereka juga menyampaikan akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya, serta mengajari siswa siswi tersebut jenis jenis sampah itu. Pradhana Hamdallah Suryohayati selaku ketua BEM FISIP menyampaikan harapan kedepan dari kegiatan ini.

“Harapannya yaitu mengajarkan siswa siswi SD tersebut bisa memilah sampah mulai dari sampah organik, anorganik dan B3. Serta mengajarkan mereka untuk menanam pohon dan merawat pohon guna menjaga kelestarian lingkungan” ujarnya.

Selain itu, dari pihak sekolah sendiri juga menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias. Sofi selaku guru pendidikan agama islam di SD tersebut juga menyampaikan harapan kedepannya dari kegiatan ini, yaitu mengajarkan siswa siswi agar bisa menjaga kelestarian lingkungan untuk menjaga keasrian bumi.

“Kegiatan ini memberikan manfaat bagi siswa siswi untuk menjaga kelestarian lingkungan dan semoga mereka mampu mengaplikasikan apa yang dipelajari tersebut di lingkungan sekolah” pungkasnya.

Mengajarkan untuk membuang sampah, mengolah dan memilah sampah sejak dini tentu akan berdampak positif bagi generasi penerus kedepannya. Hal seperti ini harus ditindak lanjuti dan membawa dampak positif bagi masyarakat. [mld]

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 5
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 2