UMKM Dander Kian Kompetitif, Mahasiswa KKN Unigoro Fasilitasi NIB dan Branding Produk

Agus 19, 2025 - 16:07
 0  41
UMKM Dander Kian Kompetitif, Mahasiswa KKN Unigoro Fasilitasi NIB dan Branding Produk
Mahasiswa KKN-TK Universitas Bojonegoro Kelompok 4 berfoto bersama salah satu pelaku UMKM Desa Dander usai penyerahan dokumen Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai bagian dari program pendampingan legalitas usaha dan branding produk, Kamis (14/8/2025).

BOJONEGORO - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Kelompok 4 Universitas Bojonegoro (Unigoro) memfasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan label produk bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Dander, Kamis (14/8/2025). Kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya mendorong peningkatan daya saing UMKM di tingkat lokal.

NIB merupakan identitas resmi yang diberikan pemerintah kepada pelaku usaha sebagai bukti legalitas. Kepemilikan NIB tidak hanya menandakan usaha telah terdaftar secara hukum, tetapi juga membuka akses terhadap berbagai program, fasilitas, serta peluang kerja sama yang lebih luas. Dengan demikian, UMKM dapat memperkuat kredibilitas sekaligus memperluas pasar secara berkelanjutan.

Dalam pendampingan ini, mahasiswa KKN Unigoro membantu tiga pelaku usaha setempat, yakni:

  • Sri Kustini, pengusaha tempe,
  • Nisa Amalia, pemilik usaha makanan ringan (gohyong, bolen, dan es teller), dan
  • Sri Hastatik, pengelola usaha katering.

Ketiga pelaku usaha menyampaikan apresiasi atas bantuan konkret tersebut.
“Terima kasih kepada mahasiswa KKN yang sudah membantu pembuatan NIB. KKN Unigoro memang luar biasa,” ujar Sri Kustini.

Hal senada disampaikan Nisa Amalia. “Terima kasih sudah dibantu proses perizinan. Semoga mahasiswa selalu diberikan kelancaran hingga lulus,” ucapnya.

Sementara itu, Sri Hastatik berharap keberhasilan mahasiswa KKN dapat menjadi bekal di masa depan. “Terima kasih sudah dibuatkan NIB. Semoga mahasiswa sukses dan urusan perizinan usaha semakin mudah,” tuturnya.

Program pendampingan ini diharapkan memberi dampak positif bagi perkembangan UMKM di Desa Dander. Legalitas usaha melalui NIB tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga memberi peluang untuk mengembangkan produk dengan lebih profesional. Ditambah dengan rancangan label produk yang lebih menarik, UMKM Desa Dander diyakini mampu meningkatkan kualitas dan bersaing di pasar yang lebih luas.

Keberhasilan ini tidak hanya bermanfaat bagi pelaku UMKM, tetapi juga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk berusaha secara legal dan profesional. Bagi mahasiswa, pengalaman ini merupakan wujud nyata peran perguruan tinggi dalam memberdayakan UMKM sebagai pilar perekonomian lokal. (Irg)

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Marah Marah 0
Sedih Sedih 0
Wow Wow 0